In Memorium: Uncu Ana, Istri Mantan Gubernur Sumbar Dilepas Ribuan Pelayat

Mantan Wakil Gubenur Sumatera Barat Fachri Ahmad, melepas jenazah Uncu Ana.


PADANG, AjarDetik.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan warganya, Selasa (5/9), berduka. Uncu Ana atau lengkapnya Hj Zuarna Azzaino (90), istri mantan Bupati Padang Pariaman dan Mantan Gubernur Sumatera Barat Zainal Bakar (alm), berpulang ke Rahmatullah pukul 01.23 WIB, setelah menjalani peawatan intensif  dari dokter   Rumah Sakit Dr M Djamil, Padang. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.

Dua tokoh PKS, Ibu Harneli Bahar –istri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Yohanes Wempi, tampak ikut melayat ke rumah duka di Jalan Kali Serayu Nomor 5, Padang Baru, Kota Padang. Sebelumnya Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi juga hadir langsung menyampaikan duka cita di rumah duka.

Juga tampak hadir antara lain Kepala BI Padang Endang Kurnia Saputra, Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad dan jajaran, juga ada Sekda Padang Andree Algamar dan Sania Putra, anak kedua Direktur Keuangan Bank Nagari.

Sebelum dimakamkan di pandam pekuburan keluarga besar Rangkayo Ganto Suaro, Sungai Sirah, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, mantan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Fachri Ahmad, menyampaikan permohoman maaf kepada pelayat.

“Kami memohonkan maaf yang sebesar besarnya kepada handai tolan, karib dan kerabat, atau orang orang yang pernah berhubungan dengan almarhumah apabila ada kesalahan dari almarhumah selama hidupnya,” kata Fachri Ahmad.

Dr Is Prima Nanda Putra, anak almarhumah juga memohonkan maaf kepada para pelayat, saat melepas jenazah ibunda di kediamannya, di Padang, Selasa.

Sekira seribu orang pelayat, memadati rumah duka untuk melepas dan menghantarkan jenazah almh Uncu Ana ke tempat peristirahatan terakhir.

Dalam kesempatan terpisah, cucu almarhumah, Adhy Santoso MBA juga bermohon yang sama untuk almarhumah neneknya. “Mohon diberi maaf nenek saya,” ujarnya.  Kabar berpulangnya salah satu perempuan terbaik dari Sungai Sirah, Sungai Limau, Padang Pariaman ini juga tersebar luas di hampir semua WA Grup terkemuka di Sumbar dan rantau.

Almarhumah sejak mudanya dikenal sebagai suka bergaul. Uncu Ana adalah pribadi yang luwes, terbuka dan penyayang. Siapa saja yang bertemu almarhumah pasti merasa senang. Sebab Uncu Ana suka membantu sesama.

Sebagai istri pejabat, Uncu Ana dikenal mampu mengawal karir suaminya dengan baik. Suami Ana, alm Haji Zainal Bakar SH adalah Gubernur Sumatra Barat ke-6  (masa jabatan 24 Februari 2000 – 14 Maret 2005) dan mantan Bupati Padang Pariaman ke-15 (masa jabatan 1990–1994). Alm Zainal Bakar meninggal pada 31 Juli 2012 dalam usia 71 tahun atau 11 tahun sebelum kepergian Uncu Ana.

Sesuai dengan permintaannya, Uncu Ana dimakamkan di samping makam suaminya, yang wafar 11 tahun lalu. Ini adalah wujud kesetiaan cinta yang tak tergoyahkan sepanjang hidup pernikahan mereka.

Di lokasi pemakaman yang sama, juga ada makam anak ketiga dan anak keempat Uncu Ana-Zainal Bakar yang dipanggil lebih dulu Yang Maha Pemilih Kehidupan, yaitu Trimon Satari dan Boy Richardson.

Ampera Salim, Kepala Dinas Kominfo Kota Padangpanjang, yang sebelumnya staf Biro Humas Provinsi Sumatera Barat era Zainal Bakar gubernur, mengaku sangat kehilangan Uncu Ana, yang sudah dianggap sebagai ibu sendiri. Bahkan, kata Ampera, Uncu Ana juga menganggap saya sebagai anaknya sendiri.

“Banyak kenangan saya dengan Uncu Ana, yang tak mungkin terlupakan. Sebagai wartawan dan juga staf Biro Humas, saya beberapa kali mewawancarai Uncu Ana di rumah dinas Gubernur. Uncu Ana menceritakan perjalanan hidup penuh perjuangan bersama Zainal Bakar. Bagaimana awal berumah tangga, beberapa kali mengontrak di Bukittinggi. Juga mengasuh dan menyuapi anak-anak tiap pagi. Sampai jadi Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat,” jelas Ampera Salim. (HASNUL)

 

 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال