Kemenkeu Goes to Campus: Ada Dana Rp30 Triliun di Sumbar, Mahasiswa Tolong Kawal

 

 

 Kakanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat, Syukriah HG

 

PADANG, AjarDetik.com—Tahun 2023 telah dianggarkan Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp11 triliun ke Provinsi Sumatera Barat. Selain itu transfer ke daerah dan Dana Desa juga digelontorkan sebesar Rp19 triliun. Oleh karena itu, perlu upaya kita bersama untuk memastikan agar anggaran tersebut bisa terlaksana dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga bisa memberikan manfaat bagi pembangunan di Sumatera Barat.

Kepala Bidang PPA I Kanwil DJPb Sumbar, Zulfitri Nasran menyampaikan hal itu di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Andalas (Unand) di kampus Limau Manis, Kota Padang, dalam acara bertajuk Kemenkeu Goes to Campus, Senin (22/5/2023). “Generasi muda adalah agen perubahan yang nantinya diharapkan menjadi ujung tombak pembangunan bangsa. Sejalan dengan momentum Indonesia Emas pada tahun 2045 yang menargetkan Indonesia sebagai negara maju, maka memerlukan persiapan sejak dini, salah satunya melalui pembekalan pengetahuan terhadap Generasi Muda,” ujarnya.

 

Zulfitri Nasran.

Zulfitri mejelaskan, perubahan besar pengelolaan Keuangan Negara bermula sejak adanya paket Undang-undang keuangan Negara (UU 17 Tahun 2003, UU 1 Tahun 2004, dan UU 15 Tahun 2004).Dalam UU 17 Tahun 2003 tersebut, secara eksplisit dijelaskan hubungan Presiden, Kementerian Keuangan sebagai Chief Financial Officer (CFO), dan Menteri Negara/Pimpinan Lembaga sebagai Chief Operational Officer (COO). Selain itu beliau juga menyampaikan perihal belanja pemerintah pusat yang dianggarkan ke wilayah Sumatera Barat.

Sebagai upaya pembekalan pengetahuan mahasiswa sebagai enerasi muda terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Keuangan Negara, Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat bersinergi dengan Lembaga Nasional Single Window (LNSW) dan Universitas Andalas menyelenggarakan kegiatan Kemenkeu Goes To Campus di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Andalas.

Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Dr. Hefrizal Handra, M Soc. Sc menyampaikan apresiasi kepada Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat dan Lembaga Nasional Single Window (LNSW) atas inisiatif penyelenggaran  kegiatan Kemenkeu Goes To Campus. Melalui kegiatan ini beliau berharap para narasumber dapat memberikan pencerahan kepada mahasiswa.

Penyerahan cendramata dari Wakil Rektor IV Unand Henfrizal Handra ke Kakanwil DJPb Provinsi Sumbar Syukriah HG
 

“Kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat dan LNSW atas inisiatifnya dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kami berharap kegiatan ini membuka wawasan bagi mahasiswa kami tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta peran Kementerian Keuangan dalam pembangunan Indonesia khususnya di wilayah Sumatera Barat, katanya.

Kakanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat, Syukriah HG menyampaikan bahwa kegiatan Kemenkeu Goes To Campus merupakan bagian dari upaya pengenalan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Kementerian Keuangan kepada generasi muda.

“Informasi dan edukasi akan pengetahuan APBN perlu terus kita lakukan sebagai upaya pengenalan APBN dan peran Kementerian Keuangan, serta guna menyiapkan para generasi muda yang memahami dan mendukung kebijakan pengelolaan keuangan Negara secara umum dengan cepat dan mudah dipahami, ujarnya.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 120 mahasiswa/i Universitas Andalas dengan tema “Mengenali, Memahami dan Menjaga APBN” menghadirkan narasumber Kepala Bidang PPA I Kanwil DJPb Sumbar Zulfitri Nasran dan Direktur Efisiensi Proses Bisnis Lembaga Nasional Single Window (LNSW) YFR Hermiyana serta dimoderator ioleh Ketua Departemen Ekonomi FEB Universitas Andalas Fajri Muharja.

 

Kegiatan Kemenkeu Goes to Campus di Universitas Andalas.

Pada pemaparannya, Direktur Efisiensi Proses Bisnis Lembaga Nasional Single Window (LNSW), YFR Hermiyana menyampaikan peran penting kehadiran LNSW dalam penyelesaian kendala dan permasalahan logistik di Indonesia.

“LNSW hadir dalam upaya menyelesaikan permasalahan terkait logistik di Indonesia, hingga saat ini sudah hampir 15 Instansi Pemerintah yang terkait dengan ekspor impor telah terintegrasi dalam Sistem Indonesia National Single Window (SINSW),” jelas Hermiyana.

Dalam kegiatan tersebut mahasiswa Universitas Andalas mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Keuangan Negara serta Peran Kementerian Keuangan. Kegiatan Kemenkeu Goes To Campus diakhiri dengan kuis interaktif yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini diharapkan generasi muda Universitas Andalas mendapatkan pemahaman terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan peran Kementerian Keuangan dalam pengelolaan Keuangan Negara serta dampaknya upaya dalam pembangunan di wilayah Sumatera Barat.(Khairil Indra)

 

 


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال