Program “Masuk Surga” 10 Besar Inovasi Terbaik versi IGA, Digagas drg Afando

 

drg. Afando Ekardo, MM.

PADANG, AjarDetik.com –Program “Masuk Surga” dari UPTD Balai Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) yang beralamat di Gunung Pangilun, Kota Padang, Sumatera Barat, , selain mampu menggenjot pendapatan daerah, juga dinilai inovatif. Program “Masuk Surga” ini masuk 10 besar inovasi terbaik versi IGA.

“Program inovatif ini mampu menggenjot pendapatan daerah, selain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat,” kata Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah,” kepada media di Padang, Kamis (12/10/2023).

Senin lalu, Gubernur Sumbar Mahyeldi melakukan kunjungan ke UPTD Balai Kesahatan Indera Masyarakat (BKIM) di Gunung Panggilub Padang tersebut. Dan program “Masuk Surga” tersebut merupakan singkatan Memberikan Akses Mudah dan Komprehensif kepada Seluruh Warga.

 “Saya sangat bangga dan senang atas hadirnya inovasi Masuk Surga di BKIM Sumbar ini. Terlebih, layanannya prima, tanpa ribet, dan bisa dilakukan secara online,”ujar Gubernur Mahyeldi.

Program aplikasi itu hadir di BKIM tentu tidak bin salabin abda kadabra, publik ingin tahu siapa tangan dingin dari program masuk nominasi IGA 2023 tersebut.

Siapa lagi, dia seorang dokter, lengkapnya drg. Afando Ekardo, MM, dokter inilah penggagas dan inovator sejati atas Inovasi program Masuk Surga dari UPTD Balai Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar.

Ketika program Masuk Surga dilihat langsung Gubernur Mahyeldi, drg Afando menyatakan rasa syukurnya serta rasa kebanggaannya atas program yang masuk 10 besar inovasi terbaik versi IGA 2023.

“Allhamdulillah inovasi dulu saat jadi Kepala BKIM dinilai nasional dan masuk 10 besar inovasi versi IGA 2023, terpenting lagi Program Masuk Surga bisa membanggakan Sumatera Barat,”ujar drg Afando, yang ditemui secara terpisah Rabu 11/10-2023.

Dokter Gigi Afando --si penggagas program itu-- dipindahkan serta dilantik oleh Gubernur ke UPTD Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat dan Pelatihan Kesehatan (BKOM & PELKES) Provinsi Sumatera Barat 7 Juli 2023.

“Alhamdulillah kita sudah mendengar, bahwasanya bahwa UPTD Balai Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar, melaju ke tingkat Nasional mewakili pemerintah Sumatera Barat untuk mengikuti lomba Innovative Government Award (IGA) 2023. Dan Alhamdulillah, itu sudah disampaikan bapak Gubernur didepan Sekjen Kemendagri 3 minggu lalu, yang didampingi oleh kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, dr. Lila Yanwar,” ujar drg. Afando Ekardo.

Dia menambahkan, sebagai mantan kepala BKIM Provinsi Sumbar dia menyambut baik dan menaruh harapan besar dengan terpilihnya BKIM menjadi 10 besar dengan Inovasi Masuk Surga ini ketingkat Nasional.

“Kami juga menyampaikan bahwasanya, inovasi yang kami buat 2021, kita diberikan tugas oleh pak Ari kepala Dinas BKIM sebelumnya untuk membuat Inovasi yang bisa membuat daya ungkit yang besar terhadap kunjungan serta pendapatan yang besar untuk BKIM Sumbar yang mana setelah 18 bulan jauh menurun karena tidak beroperasi memberi layanan. Alhamdulillah setelah kami dilantik, kami langsung aktifkan pelayanan, khusunya mata. Serta kami langsung bekerjasama dengan BPJS setelah 18 bulan terhenti, dan pada bulan berikutnya kami launching operasi perdana mata katarak di BKIM pada Agustus 2021 tersebut,” ungkap drg. Afando Ekardo.

Kemudian November, drg Afando putar otak lagi, apa lagi Inovasi yang harus menimbulkan daya ungkit kepada lembaga dan masyarakat untuk bisa kembali naik, kemudian BKIM membuat Inovasi yang bernama Sistem Informasi Pelayanan Kemudahan Optik (Simpatik).

“Tapi kala itu kami masih berpikir bagaimana masyarakat mengambil kacamata di wilayahnya masing-masing, akan tetapi daya ungkit ini dirasa masih terasa lemah. Kemudian kami ubah lagi menjadi Simpakar, yang mana kami bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang ada di Sumatera Barat, baik itu Koni, Korni, MPI, kemudian Dekraska, PKK, Gebu Minang dan masih banyak yang lainnya, gunanya untuk anggota Ormas ini memeriksakan matanya secara Regular di BKIM Sumbar, akan tetapi dirasa masih kurang menyentuh,”ujar drg Afando.

Namun pada Maret 2022, drg Afandi sebagai kepala BKIM mempunyai fasilitas berupa ambulan, yang mana ambulan ini membantu masyarakat untuk pelaksanaan imunisasi vaksinasi Booster di BKIM.

“Kemudian ambulan ini melakukan untuk antar jemput pasien gratis, yang mana nantinya antar jemput gratis ini, akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pengobatan dan melakukan operasi dengan mudah tanpa harus memikirkan untuk bersusah payah,” ungkap drg. Afando.

Hingga akhirnya muncul Ide untuk membuat Inovasi pada Juni 2022 yang diberi nama Memberikan Akses Mudah dan Komprehensif kepada Seluruh Warga (Masuk Surga), setelah itu drg Afando memberikan riset uji coba terhadap Inovasi yang dibuat kepada kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Lila Yanwar.

“Inovasi ini hadirkan dan berjalan tanpa adanya support serta anggaran dan fasilitas yang diterima, akan tetapi kebersamaan dan keikhlasan masyarakat, hingga akhirnya bisa terwujud,”tambah drg. Afandi Ekardo.

Pada November 2022, drg Afando sudah memasukan Inovasi ini ke Balitbang, untuk dijadikan sebagai Inovasi lomba pada tahun 2023, kemudian Januari, Masuk Surga dilaunching operasi perdana.

“Setelah itu kita lakukan antar jemput gratis untuk pasien, kemudian memberikan pendamping gratis bagi pasien, dan kami membuat poodcast mata, serta kami juga membuat Group Whatsapp guna untuk Sharing progres terhadap pasien yang telah dioperasi, dan kami membuat berbagai kemudahan dalam rujukan Online, dan Alhamdulillah setelah itu kunjungan pasien meningkat drastis,”ujar drg. Afando.

Juli 2023 drg. Afando Ekardo yang sebelumnya menjabat sebagai kepala BKIM di mutasi menjadi kepala BKOM oleh Gubernur Sumatera Barat melalui usulan kepala dinas Kesehatan Lila Yanwar.

Afando mengungkapkan bahwa dia tidak mengetahui akan dimutasi dan dilakukan mendadak, namun drg Afando siap untuk Sumbar, meski dimana pun akan ditugaskan dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

“Terus terang Inovasi “Masuk Surga” ini semata-mata untuk mendukung program unggulan (Progul) Gubernur dan Wakil Gubernur untuk melakukan pelayanan publik kesehatan masyarakat. Pada saat kampanye Gubernur pernah menyebutkan 25 progul dan salah satunya adalah Kesehatan, dan kamilah UPTP BKIM yang memberikan pelayanan publik yang cukup baik dengan Inovasi “Masuk Surga”,” ungkap drg. Afando.

drg Afando selalu penggagas dari inovasi hebat hanya berharap agar tidak melupakannya atau mungkin Gubernur tidak mengetahui siapa pencetus Inovasi ini.

“Andai saja Gubernur Sumbar mengetahui siapa pencetus dari Inovasi ini pasti beliau akan memanggil, dan jika dipanggil untuk mempresentasikan Inovasi Masuk Surga ini, saya siap,” ujar drg Afando Ekardo.(HASNUL)

 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال