Hendry CH Bangun, Terpilih Sebagai Ketua Umum PWI Pusat Periode 2023-2028


 

Hendry CH Bangun.

 

BANDUNG, AjarDetik.com – Setelah melewati pemilihan yang alot, dari tiga calon dan kemudian mengerucut jadi dua calon, Hendry CH Bangun akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2023-2028 dalam Kongres XXV PWI di Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/9/2023) dini hari.

Di putaran pertama, petahana Atal Sembiring Depari memperoleh 40 suara, Hendry CH Bangun –wakil ketua Dewan Pers 2019-2022, meraih 39 suara dan Zulmansyah Sakedang –ketua PWI Riau, peroleh 9 suara. Setelah mengerucut jadi dua calon, Hendry CH Bangun peroleh 47 suara dan Atal S Depari peroleh 41 suara.

Hendry CH Bangun, bukanlah nama yang asing di jagat kewartawanan. Pria yang sudah 36 tahun mengabdi untuk PWI Pusat ini, dua kali dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal PWI, periode 2008-2013 dan 2013-2018. Setelahnya, Hendry menjabat Wakil Ketua Dewan Pers Periode 2019-2022 era Mohammad Nuh.

Tak cuma itu, Hendry juga tercatat sebagai penguji Lembaga Penguji UKW (Uji Kompetensi Wartawan) PWI Pusat, sejak tahun 2012 sampai sekarang. Hendry yang lahir di Medan Sumatera Utara, 26 November 1958 mengawali karier jurnalistiknya sebagai wartawan Majalah Sportif pada tahun 1982.

Tahun 1984, alumnus Fakultas Sastra Universitas Indonesia (UI) itu banting setir ke harian Kompas, hingga pensiun tahun 2018.

Di antara periode itu, tepatnya pada 1999-2013, Hendry dipercaya menjadi Wakil Pemimpin Redaksi Harian Warta Kota, anak perusahaan Kompas Gramedia.

Hendry CH Bangun tidak saja dikenal sebagai wartawan, tetapi juga sebagai sastrawan. Sebagai sastrawan; menulis cerita pendek dan puisi. Hendry telah menerbitkan tiga buah buku dengan judul Wajah Bangsa dalam Olahraga: 100 Tahun Berita Olahraga Indonesia (2007), Meliput dan Menulis Olahraga (2007), serta Kumpulan Esei Olahraga (2012).

Hendry yang juga merupakan tenaga Pengajar pada Sekolah Jurnalisme PWI bidang Manajemen Redaksi, pernah melakukan penyuntingan terhadap empat buku sastra, yaitu Kumpulan Cerpen Wartawan Olahraga (2010 dan 2011), Kumpulan Cerpen Sebelas Wartawan (2012), dan Kumpulan Cerpen Sembilan Wartawan (2013).

Dalam sambutan singkatnya, Hendry menyampaikan terima kasih kepada para pendukungnya. “Itu hanya prosesnya. Sekarang PWI ini milih kita semua, 38 provinsi memiliki PWI. Kita akan melakukan berbagai kegiatan, khususnya pendidikan atau peningkatan kompetensi,” katanya. “Saya juga mengajak kepada seluruh anggota PWI untuk terus bersinergi membangun organisasi ini lebih berjaya lagi,” tambahnya, saat sambutan setelah terpilih.


 

Hendry menegaskan, dia memiliki ambisi untuk menjadikan organisasi PWI ini sebagai organisasi terbesar, tertua, dan paling banyak intelektualnya. Untuk memanfaatkan semaksimal mungkin agar kita kembali memiliki kejayaan sebagaimana terjadi di masa-masa lalu.

Selain itu, Kongres juga menetapkan Sasongko Tedjo sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat terpilih.

Sebagai ketua PWI Pusat terpilih, Hendry juga sebagai pemimpin tim formatur diberi waktu satu bulan setelah diumumkan untuk menyusun pengurus PWI masa bakti 2023-2028. (yurnaldi)


 

 

 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال