Top BUMD Award 2023: PT BPRS Jam Gadang Sabet Tiga Penghargaan Bergengsi

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar (tengah) dengan bangga meraih To[ BUMD Award 2023.

 

BUKITTINGGI, AjarDetik.com -- PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) yang merupakan BUMD milik Pemerintah Kota Bukititnggi, kembali berhasil meraih beberapa prestasi membanggakan pada penilaian Top BUMD Award 2023.

Tidak tanggung-tanggung, 3 kategori penghargaan dalam penilaian tersebut disabet oleh BPRS Jam Gadang (Perseroda), mulai dari Top Pembina BUMD 2023 yang disematkan kepada H. Erman Syafar, SH selaku Walikota Bukittinggi. Kemudian Top CEO BUMD 2023 yang diraih oleh Feri Irawan selaku Direktur Utama BPRS Jam Gadang (Perseroda). Dan puncaknya adalah Top BUMD Awards 2023 dengan penghargaan BPRS #Bintang 5 berhak disandang oleh BPRS Jam Gadang (Perseroda). 

Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D pada acara puncak penghargaan Top BUMD Awards 2023 pada hari Rabu, 5 Maret 2023 lalu, bertempat di Hotel Rafles Jakarta.

Penghargaan Top BUMD Awards #Bintang 5 ini adalah kali kedua berturut2 diraih oleh BPRS Jam Gadang setelah sebelumnya pada tahun 2022 yang lalu juga berhasil meraih penghargaan yang sama, sedangkan pada tahun 2021 meraih penghargaan #Bintang 4.

Sebagai BUMD yang baru berdiri pada tahun 2017 yang lalu, keberhasilan tiga tahun berturut2 mendapatkan penghargaan TOP BUMD Awards merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi BPRS Jam Gadang, apalagi dalam 2 tahun terakhir berhasil meraih penghargaan paling bergengsi yakni penghargaan #Bintang 5.

Prestasi ini semakin lengkap karena 2 kategori pengharagaan lain yang diberikan dalam ajang Top BUMD Award ini juga berhasil diraih yakni Top Pembina BUMD dan Top CEO BUMD yang masing-masing diberikan kepada H. Erman Syafar dan Feri Irawan.

Top BUMD Awards adalah satu-satunya kegiatan corporate rating (penilaian kinerja BUMD) yang terbesar dan paling membanggakan di Indonesia. Top BUMD Awards merupakan penghargaan yang diberikan kepada BUMD-BUMD Terbaik di Indonesia atas Achievement (prestasi), Improvement (perbaikan), dan Contribution (kontribusi) BUMD yang telah dilakukan, terkait kinerja bisnis, layanan dan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

Kegiatan Top BUMD Awards diselenggarakan oleh Majalah Top Business bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (I-OTDA) dan beberapa Lembaga, asosiasi dan konsultan bisnis seperti Lembaga Kajian Nawacita (LKN), SGL Manajement, PPM Manajemen, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate dan Solusi Kinerja Bisnis serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Bandung dengan melibatkan Dewan Juri sekitar 10 Profesor yang diketuai oleh Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, MA, serta beberapa Doktor, para praktisi dan konsultan bisnis.

Ada 4 kriteria yang dinilai oleh Dewan Juri dalam memberikan Penghargaan Top BUMD Awards ini, yaitu : Pencapaian kinerja bisnisnya, baik dan berkelanjutan (Achievement).
Terus melakukan perbaikan (Improvement / Inovasi), dan berkontribusi besar dalam pembangunan daerah.

Memiliki strategi/inovasi untuk mendukung bisnis di masa Pandemi / Kenormalan Baru
Sesuai dengan semangat para ninik mamak dan tokoh-tokoh masyarakat serta Pemerintah Kota Bukittinggi pada saat mendirikan BPR Jam Gadang pada tahun 2006 yang lalu, maka telah ditetapkan visi BPRS Jam Gadang yakni “Menjadikan BPRS yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat dengan prinsip keadilan dan kebenaran untuk mendukung Kota Bukittinggi sebagai kota perdagangan dan jasa, pariwisata, pelayanan kesehatan dan pendidikan."

Untuk mewujudkan visi tersebut, salah satu terobosan dan inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Bukittinggi dengan dengan PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda), dalam rangka pemulihan ekonomi nasional khususnya di Kota Bukittinggi, serta untuk meningkatkan ekonomi para pelaku usaha mikro sebagaimana telah dicantumkan dalam salah satu Visi dan Misi Pemerintah Kota Bukittinggi yakni menjadikan Kota Bukittinggi “HEBAT” dalam sektor ekonomi, maka sejak tahun 2022 telah diluncurkan Program Subsidi Bunga (margin) untuk para pelaku usaha mikro yang ditanggung 100% oleh Pemerintah daerah dengan nama Program “Tabungan Utsman”. Dengan kata lain, program program pembiayaan melalui Tabungan Utsman ini tidak ada dikenakan margin kepada nasabah atau sebesar “0%”.

Program ini ditujukan untuk memutus mata rentenir yang berkeliaran di pasar-pasar Kota Bukittinggi. Program ini menggabungkan dua kegiatan Perbankan yang selama ini kelihatan berbeda atau terpisah menjadi satu program yaitu antara tabungan dengan pembiayaan, dimana masyarakat yang kita berikan pembiayaan diwajibkan menabung setiap hari atau minimal 1 kali seminggu yang jumlah setorannya dihitung dari angsuran perbulan di bagi rata-rata hari kerja.

Program ini di harapkan dapat merubah mindset atau pola pikir masyarakat bahwa dengan menabung nasabah dapat sekaligus mencicil pembiayaan yang diberikan oleh PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) yang secara otomatis di debet dari tabungan pada saat jatuh tempo.

Tabungan Utsman ini merupakan MEDIA untuk menabung, yang dipergunakan untuk MENCICIL angsuran dari PEMBIAYAAN yang diberikan oleh PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) kepada pelaku usaha mikro. Program Tabungan Utsman ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses permodalan kepada pelaku usaha mikro di Kota Bukittinggi khususnya.

Sejak dilaunching pada Bulan Maret 2022 yang lalu sampai saat ini sudah terdapat 2.747 orang pelaku usaha mikro di Kota Bukittinggi yang telah mendapatkan pembiayaan melalui program Tabungan Utsman ini dengan total dana yang telah dikucurkan sebesar Rp21.898.800..

Adapun besaran subsidi untuk yang telah dicairkan oleh Pemerintah Kota untuk menanggung margin (bunga) tersebut adalah, sebesar Rp4.118.871.000.

Di samping program inovasi dan terobosan yang sangat menyentuh untuk masyarakat terutama para pelaku usaha mikro tersebut, secara keseluruhan BPRS Jam Gadang selama tahun 2022 menunjukkan kinerja yang sangat luar biasa.

Dilihat dari Tingkat Kesehatan Bank, BPRS Jam Gadang selama tahun 2002 menunjukkan tingkat Kesehatan yang sangat baik yang dapat dilihat pada indicator berikut :
KPMM 34,51, KAP 0,25, PPAP 100,00, NPF Netto 0,03, ROA 2,44, BOPO 80,66, FDR 90,04, Cash Ratio 18,45

Kemudian dilihat dari kinerja keuangan selama tahun 2022, BPRS Jam Gadang juga menunjukkan kinerja yang cukup spektakuler di tengah-tengah industri keuangan yang masih terdampak akibat Covid 19, yang tergambar dari data berikut: Asset ditargetkan sebesar Rp63.850.973.003, terealisasi Rp70.985.035.064, atau tercapai 111,17%. Pembiayaan yang diberikan ditargetkan sebesar Rp43.283.364.921, terealisasi Rp48.306.703.113, atau tercapai 111,61%. Dana Pihak Ketiga ditargetkan sebesar Rp51.558.295.279, terealisasi Rp57.250.674.835, atau tercapai 111,04%. Modal disetor ditargetkan sebesar Rp9.165.000.000, terealisasi Rp9.165.000.000, atau tercapai 100,00%. Laba tahun berjalan (sebelum pajak) ditargetkan sebesar Rp1.405.100.492, terealisasi Rp1.452.275.103, atau tercapai 103,36%.

Penghargaan Top BUMD Awards 2023 ini memang dirasa sangat pantas diterima oleh BPRS Jam Gadang, mengingat sejak beberapa tahun terakhir beberapa penghargaan bergengsi juga telah diraih BPRS Jam Gadang, di antaranya: Penghargaan TOP 100 BPR Peringkat Bintang 5 dari The Finance selama 4 tahun berturut-turut dari 2018 s/d 2021
InfoBank Award dengan Predikat Sangat Bagus selama 2 tahun berturut-turut dari 2019 s/d 2020.

BUMD Award dari InfoBank dengan Predikat Excellent selama 2 tahun berturut-turut dari 2020 s/d 2021. Top BUMD Award Tahun 2021 dengan Predikat BPR Bintang 4 dan tahun 2022 dengan Predikat BPR Bintang 5. Award Bulan Inklusi Keuangan dari OJK Tahun 2022 sebagai BPRS dengan peningkatan jumlah rekening terbanyak di Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2022.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال